Melipat Uang Untuk Mahar, Siap-siap Bulan Madu Di Penjara

oleh

Berita Unik – Di dalam sebuah pernikahan, tentunya ada yang namanya mahar. mahar hanya berupa lembaran uang atau segenggam emas dan berlian. Tapi, di zaman yang semakin maju ini, mahar telah berubah menjadi benda yang patut untuk diperbincangkan layaknya acara silet. mahar sekarang sudah banyak modelnya dan yang paling umum kita temui adalah uang dibentuk-bentuk sedemikian rupa. Tujuannya ya apalagi supaya cantik ketika diunggah di instagram. Terus di caption-nya ditulis mahar tersebut buatan siapa dan akhirnya jadi lapak endorse deh.

Melipat Uang Untuk Mahar, Siap-siap  Bulan Madu di Penjara

Cukup menarik sih memang mahar dari uang lalu dibentuk menjadi benda yang berbeda. Tapi jika dipikir-pikir kembali, apa enggak sayang sama uangnya ya? Kalau dibuka satu persatu kan jadi lecek dan bahkan bisa sobek jika kita tak berhati-hati dalam membukanya. N digadang-gadang perbuatan ‘menyiksa’ uang untuk mahar bisa dikenai sanksi hukum. Wah, kok bisa?

Baca juga : Cewek Wajib Baca! Penyebab Vagina Kendur dan Cara Mengatasinya

Melipat uang asli untuk mahar [Sumber Gambar]Peristiwa ini sudah dijelaskan dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 di Pasal 35. Di sana disebutkan jika “Setiap orang yang dengan sengaja merusak, memotong, menghancurkan dan atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 25 Ayat (1) akan dipidana penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal sebanyak Rp1 miliar.”

Melipat Uang Untuk Mahar, Siap-siap  Bulan Madu di Penjara

Penulis sih berpikirnya kalau masalah uang dari mahar itu rusak ya tinggal ditukarkan ke Bank Indonesia. Gampang kan? Pasti bisa ditukar dengan yang baru asalkan nomor seri masih tertera. Namun ternyata, . Dikarenakan penukaran uang hanya bisa dilakukan kalau alat pembayaran tersebut rusak secara tidak sengaja. Hal ini berbeda dengan kasus uang yang rusak karena mahar. Kepala Tim Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Tegal yaitu Fauzi Amir mengatakan uang rusak lantaran mahar sama saja dengan perbuatan yang disengaja.

Nah, lebih baik untuk tidak menggunakan uang asli sebagai hiasan maharnya. Caranya cukup dengan menggunakan uang mainan saja supaya lebih aman. Toh, kalau tidak dilihat secara detail, uang masih mirip kok dengan yang aslinya. Daripada jadi pengantin baru terus bulan madunya di penjara kan enggak keren sama sekali.

ENJOYQQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *