Hotman Paris Ditangkap Polisi Italia Karena Disangka Teroris

oleh

Berita Terkini – Kabar mengejutkan datang dari pengacara kondang Tanah Air Hotman Paris. Pasalnya ia dikabarkan ditangkap polisi ketika berada di Milan, Italia karena disangka teroris.

Hotman Paris pun menceritakan kronoligi dirinya ditangkap polisi di Italia karena membawa duit Rp 324 juta. Peristiwa tersebut terjadi di bandara saat Hotman Paris dan sekeluarga akan berangkat di Milan, Italia menuju London, Inggris.

Dalam tayangan Insert, Hotman Paris mengatakan ia ditahan pihak keamanan bandara karena dikira teroris. Sebab, Hotman Paris dan Agustianne Marbun membawa jumlah uang gepokan dengan jumlah di luar kewajaran.

Baca juga : 5 Sumber Kekayaan Hotman Paris

Sebenarnya, peraturan pemerintah setempat mengizinkan turin untuk membawa uang namun, harus tetap masuk dalam catatan. “Boleh bawa duit tapi harus dilaporkan.” kata Hotman Paris.

Saat Hotman Paris diperiksa, ia mengatakan hanya membawa uang kurang dari 5.000 euro atau setara kira-kira Rp 81 juta. Padahal, Hotman Paris menyembunyikan sejumlah uang di badannya.

“Di kaos kaki gue, di mana-mana, ada 30.000 (Rp 487 juta), enggak ketahuan kalau gue, nah istri saya yang ketahuan,” katanya.

Saat polisi memeriksa tas istri Hotman Paris, ia ketahuan membawa uang sebanyak 20.000 euro atau setara kira-kira Rp 324 juta. Karena perbuatannya itu, Hotman Paris dan istrinya harus menjalani pemeriksaan selama beberapa jam.

Keduanya dicurigai sebagai teroris.

Bahkan Hotman Paris ditinggal pesawat yang seharusnya membawa ia dan keluarga ke London.

“Akhirnya, harusnya kita pesawat jam 9 dari Milan ke London, ketinggalan pesawat walaupun polisinya minta pesawatnya untuk tunggu, akhirnya pesawat baru dapat tiga jam setelahnya,” ucap Hotman Paris.

Pemeriksaan tersebut tak berlangsung lama dan Hotman Paris serta istrinya bisa terbebas. Putrinya yang merupakan lulusan sekolah hukum meminta bantuan rekannya yang seorang pengacara italia.

“Anak saya punya teman pengacara orang Italia, jadi putri saya langsung hubungi temannya pengacara dan pengacara tersebut langsung bicara dengan polisi Italia,” ujar Hotman Paris.

Tak hanya satu orang, putrinya juga meminta bantuan rekannya yang seorang pengacara asal Swiss.

Namun, kedunya harus tetap membayar denda. “Cuma dikenakan sangsi sekitar 200 euro (Rp 4,8juta)”, katanya.

Uang dalam jumlah yang besar itu Hotman Paris gunakan untuk berlibur. Selain itu, Hotman Paris juga membeli sejumlah barang mewah. Ia bahkan tak ragu-ragu membeli dasi yang harganya setara dengan dua unit motor.

“Hotman Paris liburan mewah itu sudah wajarlah, cuma di Jakarta saya mau di warteg, kalau saya tidak peduli gimana aku suka, mau mewat, mau murah gue enggak peduli,” ucapnya.

“Ini nih, harga dua sepeda motor,” lanjutnya sembari menunjukkan dasi yang tengah ia kenakan.

ENJOYQQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *