GILA ! Pria Ini Beli Ikan Tuna TERMAHAL Di Dunia Seharga “44 Miliar” !!

oleh
Berita Unik

Berita Unik – Pernah mendengar nama Kiyoshi Kimura ? mungkin banyak yang tidak tahu pria asal Jepang yang satu ini. Di dunia pelelangan ikan khususnya di Jepang, Kiyoshi sudah sangat terkenal dan sudah sering membeli ikan dengan harga yang fantastis.

Ikan yang dibeli ini nantinya akan dijadikan sushi untuk dijual di restoran milikinya, ya tidak perlu heran. Hampir rata-rata orang Jepang pasti sangat menyukai makanan yang satu ini

Nah, karena sushi merupakan makanan sejuta umat, permintaan terhadap Ikan Tuna pun semakin meningkat. Gak heran, jika kemudian harga yang dibanderol mahal dari waktu ke waktu. Baru-baru ini, seorang pemilik restoran sushi rela membeli Tuna dengan harga dengan sangat fantastis, 44 miliar, wow! Seperti apa sih ikan ini? Yuk, baca ulasannya sampai habis ya!

Ikan Tuna yang luar biasa mahal ini adalah jenis Tuna Sirip Biru. Ikan tersebut masuk dalam pelelangan di pasar ikan Tsukiji yang terkenal di Tokyo pada 5 Januari lalu. Itu adalah kali pertamanya sejak pasar Tsukiji yang terkenal di Tokyo, dipindahkan ke lokasi baru di tepi kota. Pembelinya sendiri adalah Kiyoshi Kimura, pemilik Kiyomura Corp yang juga punya restoran Sushi Zanmai. Oleh Kiyoshi, ikan yang ditangkap di perairan utara Jepang, tepatnya di Prefektur Aomori ini dibeli dengan 333,6 juta yen atau setara 43,8 miliar Rupiah.

Berita Unik

Membeli ikan dengan harga yang bisa bikin melongo ini bukan kali pertamanya. Ia tercatat sudah sangat sering mengikuti pelelangan dan berhasil mendapatkannya. Hanya saja, ikan yang dibeli di awal tahun ini dinilai berbobot sangat berat dan terlihat segar, sehingga dipastikan kualitasnya sangat baik. Ikan Tuna Sirip Biru ini memiliki bobot 306 kilogram. Dilansir dari bakul.my.id, biasanya dijual hingga harga satu juta rupiah per kilogram. Tetapi kini harganya naik menjadi lebih dari Rp3 juta per 500 gram mendekati akhir tahun, terutama untuk tangkapan berharga dari Oma di Jepang utara.

Kebutuhan akan Tuna yang semakin banyak membuat spesies ini juga berkurang dari waktu ke waktu. Apalagi yang mengkonsumsi bukan hanya dari Jepang saja, melainkan juga luar negeri. Para ahli juga sudah memperingatkan bahwa spesies tuna ini semakin langka dan susah didapatkan. Sekitar 96 persen dari tingkat populasinya habis sejak pra-industri. Adanya pelelangan setiap tahun juga membuktikan bahwa Tuna Sirip sudah tidak banyak lagi hidup di perairan mereka, seperti diungkap oleh Associate Manager untuk konservasi tuna global di The Pew Charitable Trusts, Jamie Gibbon.

Tuna raksasa ini mungkin memang hanya bisa ditemukan di perairan Jepang. Sehingga populasinya dari waktu ke waktu semakin berkurang dan mendekati garis merah kepunahan. Ada hal yang bisa kita pelajari dari hal ini Sahabat, menggunakan dan mengambil boleh, asal jangan mengekploitasi. Di Indonesia sendiri beberapa hewan juga mendekati garis kepunahan karena banyak diburu dan diambil bagian tubuhnya (untuk dijadikan Rupiah).

Gimana menurut kalian ? 44 Miliar untuk dilakukan investasi, membeli rumah hingga tabungan masa depan pasti lebih berguna bukan ? Kalau memang sudah hobi mah sudah berbeda memang.

ENJOYQQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *